Home
Profile
Women's Health
Sex Life
Body & Mind
Healthy Foods

RSUD. Dr. Soetomo

06.07.2011 09:25    Comments: 0    Categories: Event     

Tuhan memberikan sarana kepada perempuan untuk bisa menyusui, tetapi menyusui perlu persiapan jauh sebelum kelahiran sehingga proses menyusui dan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat dilakukan.

 

“Setiap ibu berpotensi menyusui bayinya. Namun demikian, banyak orang menduga bahwa menyusui adalah proses yang bersifat alamiah dan tidak perlu dipelajari,” kata Ketua Satgas IDAI, Dr. I.G. Ayu Partiwi, Sp.A, MARS di depan media massa (5/7).

 

Dr. Partiwi menjelaskan, bahwa ASI merupakan cairan biologis kompleks yang bersifat spesifik untuk tiap spesies, mengandung semua nutrien yang diperlukan untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan seorang anak yang disesuaikan dengan keperluan, laju pertumbuhan dan kebiasaan menyusu. Bayi memperoleh nutrisai terbaik, perlindungan terhadap infeksi dan stimulasi sejak dini dari proses menyusui.

 

Pada awal kehidupan bayi, fungsi saluran pencernaan belum sempurna. Beberapa enzim dihasilkan untuk mengolah makanan yang dikonsumsi, baru akan sempurna setelah bayi berusia sekitar 16 minggu.

 

Dalam ASI telah tersedia berbagai macam enzim yang akan membantu proses penyerapan ASI itu sendiri. Zat kekebalan seperti b dan imunoglobin (Ig) A sekretorik juga terdapat di dalam ASI, membuat bayi yang mendapat ASI lebih jarang mengalami infeksi pencernaan.

 

Faktor yang menentukan kecerdasan anak sebagian ditentukan oleh genetik dan sebagian lagi ditentukan oleh nutrisi/makanan, stimulasi, pendidikan dan lain-lain. Saat menyusui begitu banyak stimmulasi yang diterima oleh seorang bayi. Proses inisiasi menyusui dini yang dilakukan di awal proses kelahiran merupakan proses stimulasi yang melibatkan panca indera bayi.

 

“Pelukan, belaian, sentuhan yang diterima pada permukaan kulit bayi, suara ibu/degup jantung ibu yang bervariasi akan memberi stimulasi tersendiri pada indera pendengaran bayi. Tatapan mata ibu pada bayi juga akan merangsang indera penglihatan yang akan memberi stimulasi khusus lainnya,” jelas Dr. Partiwi. (bun)

 

Place Your Ads